barusan tadi sore ada forum mendadak ngebahas soal “kelanjutan kehidupan” di sini. tadinya sih gue lagi asik sendiri menggunting, melipat, serta merekatkan bagian-bagian pesawat kertas bikinan gue di ruang tengah, sambil bawa laptop trus duduk dengan santainya di bawah deburan AC yang kalo lama-lama jadi kedinginan juga badan ini. kabar dan keputusan forumnya cukup mengejutkan gue dan temen-temen, tapi hal ini udah gue prediksi sebelumnya melalui obrolan sore pas waktu jogging sama pak keTUA rombongan (bukan rombengan ya). iya, selesai pendidikan dari sini diprediksikan nanti bulan Desember.
kabar berikutnya yang dibawa si “ucil”, kapten bulan ini, yaitu tentang tipe pesawat yang bakal dipake untuk tahap selanjutnya : piper 28, instead of “berlian”. feeling gue soal ini bisa dibilang meleset. whatsoever, hehehe..
selanjutnya, type-tech untuk pesawat yang katanya terkenal stabil tapi agak “bau” ini katanya akan diadakan sekitar dua minggu lagi. hm… i was a bit shocked..
anyway,
sejak dari “minggu instrospeksi” itu, timbul pertanyaan dalam diri gue : “kenapa lo gak ikhlas aja dengan segala sesuatu yang telah dan bakal terjadi sama lo, sob? mungkin ini semua yang jadi penyebabnya”
secara gak sadar, jawabannya gue dapet pas banget berantai dari hari-ke-hari. entah itu dari video dokumenter yang gue tonton, diskusi dan obrolan sama temen, blogwalking, sampai ngeliat tingkahlaku orang lain. banyak hal yang bisa dipelajari dan dijadikan pelajaran jika kita bisa memahaminya. belajar ikhlas, menerima, dan menyadari kenyataan, itu yang sekarang coba dijalani. tapi bukan berarti menyerah atau meletakkan diri bergelantungan pada takdir ataupun garisan nasib (kalau kata orang-orang) tanpa ada usaha sedikitpun.
belajar ikhlas untuk menerima jika keinginan tidak sejalan dengan kenyataan, ikhlas soal “true friends” yang waktu itu pernah dibahas sama si “dollars” (I know you because I tracked you, hahaha). atau ikhlas tentang company policy. gue (belajar untuk) gak mau lagi jadi orang yang susah nerima, mempertahankan pendapat yang kadang kalo dipikir lagi gak jelas juntrungannya, merasa selalu memiliki sesuatu, sedikit memikirkan apa yang orang lain lakukan, dan sebangsanya.
menyangkut soal hubungannya dengan hasil forum barusan, whatever! yang penting gue rajin belajar, berusaha, dan terus berdoa. apapun itu, gue terima dengan ikhlas. yang penting gue dapet esensi nya dari semua ini. ah, jadi teringat tulisan temen gue, intinya gini : bagaimanapun, hasil dari suatu proses itu udah dapat kita prediksi. tapi PROSES nya itu sendiri yang sebenarnya lebih bernilai dari apapun. dari situ kita dapet banyak pengalaman dan pelajaran yang mungkin gak didapet sama orang lain, walaupun nanti hasil yang diperoleh nantinya akan sama.
Bismillah…









