Posted by: kenji | July 15, 2009

(sedikit) hasil dari belajar ikhlas

wah, belajar ikhlas dan sabar itu susah ya ternyata. kemaren baru aja making a long distance phone calls ke temen yang udah lama banget gak ketemu dan ngobrol. wah, seperti dapet pencerahan. and suddenly some sentences popped out of my mind soal sesuatu yang kita dulunya sebut “pohon-pohonan”. looks so simple, tapi maknanya luas. setelah dua tahun mencari-cari jawaban atas hal itu, baru kemaren itulah gue dapet sedikit pencerahan and now I’ve realised what it does mean actually, but not even 100% yet. hahaha… gak kebayang, bagai merengguk setetes embun yang hampir sirna – bahasa loooo ken, plis deh hehehe. anyway, I’d love to have a talk with you.

trus juga jadi keinget obrolan sama Bunda waktu itu, kita harus tetep sabar dan berusaha. pegang terus prinsip yang selama ini dipegang, walaupun enggak (atau belum) ada yang menyadari. all I would to say to her is : tenang bun, aku di sini tetap berusaha. exactly the same one with the things that we had been talked before. I would never give up tentang semua yang selama ini telah diusahakan dan dipertahankan. walaupun mungkin sekarang aku belom (atau nggak akan) liat hasilnya. tapi aku sekarang percaya kok kalo “mereka” itu ada. and still, I should learn much more things from you. I won’t close my eyes to see the whole world!

oh iya, pasti pernah denger istilah : don’t judge the books from its cover. kayaknya mulai sekarang udah mesti diganti deh jadi : don’t judge the books from its first few pages.

and I’m going…

Posted by: kenji | July 9, 2009

belajar ikhlas

barusan tadi sore ada forum mendadak ngebahas soal “kelanjutan kehidupan” di sini. tadinya sih gue lagi asik sendiri menggunting, melipat, serta merekatkan bagian-bagian pesawat kertas bikinan gue di ruang tengah, sambil bawa laptop trus duduk dengan santainya di bawah deburan AC yang kalo lama-lama jadi kedinginan juga badan ini. kabar dan keputusan forumnya cukup mengejutkan gue dan temen-temen, tapi hal ini udah gue prediksi sebelumnya melalui obrolan sore pas waktu jogging sama pak keTUA rombongan (bukan rombengan ya). iya, selesai pendidikan dari sini diprediksikan nanti bulan Desember.

kabar berikutnya yang dibawa si “ucil”, kapten bulan ini, yaitu tentang tipe pesawat yang bakal dipake untuk tahap selanjutnya : piper 28, instead of “berlian”. feeling gue soal ini bisa dibilang meleset. whatsoever, hehehe..

selanjutnya, type-tech untuk pesawat yang katanya terkenal stabil tapi agak “bau” ini katanya akan diadakan sekitar dua minggu lagi. hm… i was a bit shocked..

anyway,

sejak dari “minggu instrospeksi” itu, timbul pertanyaan dalam diri gue : “kenapa lo gak ikhlas aja dengan segala sesuatu yang telah dan bakal terjadi sama lo, sob? mungkin ini semua yang jadi penyebabnya”

secara gak sadar, jawabannya gue dapet pas banget berantai dari hari-ke-hari. entah itu dari video dokumenter yang gue tonton, diskusi dan obrolan sama temen, blogwalking, sampai ngeliat tingkahlaku orang lain. banyak hal yang bisa dipelajari dan dijadikan pelajaran jika kita bisa memahaminya. belajar ikhlas, menerima, dan menyadari kenyataan, itu yang sekarang coba dijalani. tapi bukan berarti menyerah atau meletakkan diri bergelantungan pada takdir ataupun garisan nasib (kalau kata orang-orang) tanpa ada usaha sedikitpun.

belajar ikhlas untuk menerima jika keinginan tidak sejalan dengan kenyataan, ikhlas soal “true friends” yang waktu itu pernah dibahas sama si “dollars” (I know you because I tracked you, hahaha). atau ikhlas tentang company policy. gue (belajar untuk) gak mau lagi jadi orang yang susah nerima, mempertahankan pendapat yang kadang kalo dipikir lagi gak jelas juntrungannya, merasa selalu memiliki sesuatu, sedikit memikirkan apa yang orang lain lakukan, dan sebangsanya.

menyangkut soal hubungannya dengan hasil forum barusan, whatever! yang penting gue rajin belajar, berusaha, dan terus berdoa. apapun itu, gue terima dengan ikhlas. yang penting gue dapet esensi nya dari semua ini. ah, jadi teringat tulisan temen gue, intinya gini : bagaimanapun, hasil dari suatu proses itu udah dapat kita prediksi. tapi PROSES nya itu sendiri yang sebenarnya lebih bernilai dari apapun. dari situ kita dapet banyak pengalaman dan pelajaran yang mungkin gak didapet sama orang lain, walaupun nanti hasil yang diperoleh nantinya akan sama.

Bismillah…

Posted by: kenji | June 18, 2009

the most hated feeling!

what is true friends? are they exist?
how do I find? or did I, missed or found them already?

I AM NOT SURE!
oh damn I am alone on this earth!

Posted by: kenji | June 17, 2009

oldies…

instead of sitting behind of my desk all day long, hari ini gue mau cerita..

kemaren ada seseorang yang nge-add facebook. fasilitas “friendrequest:auto-approve”-nya danang, udah diaktifkan. dari beberapa orang yang nge-add, ada satu yang beberapa waktu kemudian nulis di wall gue. dia menyapa seolah mengenal gue. yang ada malah terheran-heran, siapa gerangan sebenarnya orang ini? gue gak punya ide siapa dia sebenernya.

dia bilang kita dulu pernah satu sekolah pas waktu SD. wah, it was loooooong time ago! 15 tahun yang lalu! ah jangan becanda, gue pasti inget! but wait, who on earth is her? gue masih belum punya bayangan siapa orang ini. begitu hebatnya kah facebook sampe bisa mempertemukan kembali orang2 yang telah lama enggak muncul dalam kehidupan? fifteen years ago, oh man come on!

kebetulan beberapa bulan lalu gue udah ‘temenan’ sama temen SD (yang tentunya gue udah tau betul siapa sahabat gue itu), trus soal masalah yang membingungkan ini, gue kemaren kirim message ke dia. nanyain : siapa sih orang itu. gue liat dia juga ada di friendlist elo dan kayaknya elo inget sama dia; dan malemnya message gue dibales : betul, dia itu temen SD kita. cuma sampe kelas 2 kalo gak salah; dan ternyata dia juga inget karena diingetin temen yang lain. hahaha..

ngobrol2 lah di wall. bahasa anak2 jaman sekarang sih “wall2an”. yaaa gapapa deh ikutin tren anak muda dunia perfesbukan jaman sekarang, maen wall2an. tapi bukan itu intinya. siapa dia sebenernya? gue akhirnya enggak ragu buat bilang kalo gue gak inget dia. dan gue minta tolong kalo minta diingetin tentang maenan, suka maen apa aja dulu, ngumpul sama siapa aja dll. eh yang ada malah dia menyebutkan nama2 yang sebenernya enggak asing, tapi : I don’t have any idea about those names! astaga, masalah pun bertambah dengan munculnya karakter2 baru yang (sebenernya gue lupa siapa mereka) disebutin sama dia. i’ve messed up my mind!

mari disebutkan satu-persatu temen2 SD gue :

Irsan “Ican” Tri Afriadi : ya dia anak guru. gue tau persis yang mana orangnya. Yuda + Ridian Joni : deket rumah gue. Iyas Marohadoli : saingan gue kalo rebut2an rangking kelas. Abdul Rozak : temen pulang jalan kaki. Efri Harsa Putra : yang deket rumah ibu Tus. Yunita “Yuyun” Maryana : tau laaah, deket sekolahan rumahnya. Yuniarti : ehem2 dulunya hahaha. Aprilia Rizaleni : si gigi kelinci. Sari Yulianti : sekarang anaknya udah gede malah. Melisa : masih mungil aja sampe sekarang. Triwahyuni : ya deket rumah Melisa. Suhardi “onyak” + Yudi : kakak-adek keturunan cina. Nopriadi “Dedek” : hahaha masi gede gak ya badannya?. Andre (atau Andri yahh?) : si Gepeng. Bangkit Agus Setiadi : deket rumah Ican juga, tulisannya bagus!. Alex : si Keling. Melda : jago maen lompat tali. Al-Hadi : saingan gue suka nyiumin pipi anak cewek hahaha. Ridho Triwahyudi : dimana lo sekarang, bocah nakal? hahaha. Enasty Putriana Sari : kemaren nemu facebooknya. Mgs Ali Khomeini : makin jangkung kali tu orang ya! Soleha : si cewe preman (nama sepertinya kurang mencerminkan hahah). Asep : wah dah lama banget gak ngeliatnya. ini anak suka berantem juga dulunya. CS lah sama si Dedek. Wike : suka boker di celana pas lagi belajar. Novitasari : temen deketnya Wike. Juliani : ya si Jojo. Ayu : deketan absennya sama gue.

apa ada yang terlewat? pasti ada! (ya salahsatunya si wanita misterius di facebook tadi) oh my God, gue pengen bet pas nanti pulang bisa kumpul sama mereka (yang sudah atau belum disebutkan namanya – alasan klasik : lupa).  pengen liat mereka setelah 15 tahunan menghilang. muka2 lucu polos tampang tak berdosa itu kalo ditambah 15 tahun jadinya seperti apa ya?

Posted by: kenji | June 14, 2009

kampanye, anyone?

cukup kaget pagi ini baca newsfeed di facebook saya, ada salah satu temen yang nulis tentang kampanye pemilu presiden yang nyata-nyata menjatuhkan pesaing lain. saya cek beritanya melalui media berita online. Benar!. masyaAllah, gak ada cara lain apa untuk menarik simpati ataupun dukungan? saya bener-bener enggak mengharapkan bangsa Indonesia dipimpin oleh orang kayak ginian. belum jadi aja ngomongnya udah gak enak. kenapa gak kampanye dengan menyuarakan keinginan untuk membuat Indonesia lebih baik, alih-alih membukakan mata masyarakat tentang kebenaran yang diklaimnya. terlepas tuduhan itu benar atau tidaknya, menurut saya hal itu SANGAT TIDAK PANTAS untuk keluar dari mulut seorang calon presiden yang bakal memimpin lebih dari 230 juta kehidupan.

be fair, please. don’t blame anyone to get support. do your own job and do the best and optimum effort. i’d like to respect this kind of attitude for my next president instead of the one who blame others!

nevertheless, siapapun pemimpin yang terpilih nanti saya tetap berdoa untuk diberikan yang terbaik untuk saya, keluarga saya, tetangga saya, teman-teman saya, dan terutama seklai seluruh bangsa Indonesia. amin!

Posted by: kenji | June 8, 2009

Doa Untuk Indonesia

siang ini saya tertegun, lemas dan seperti hilang harapan.

kemanakah nasib negeriku akan diarahkan? calon pemimpin bersiap bertarung 30 hari lagi. ada yang sibuk berkoar-koar janji ini dan itu. ada juga yang mencibir satu sama lain. kritik. saling menjatuhkan. omong kosong. fitnah. semuanya gak akan cukup untuk saya tulis semua di sini.  adakah yang BENAR-BENAR ingin membawa Indonesia menjadi lebih baik? ataukah semua ini hanya sekedar untuk memenuhi kepentingan yang merasa dipentingkan yang sesungguhnya tidak penting sama sekali bagi Indonesia?

menyesal sekali, ingin menangis rasanya karena saya tidak mendapatkan kesempatan untuk ikut menentukan nasib bangsa ini dikemudian hari. saya tidak ingin bangsa ini dipimpin oleh orang yang tidak sepenuh hati untuk menjalankan pekerjaannya. sebut saja, hanya karena harta, jabatan, kesenangan, dan kemewahan. masihkah mereka punya nurani untuk melihat sebuah bangsa yang besar ini? oh Tuhan, sudah cukup saya melihat ketidakberesan di sana-sini. pemimpin mengacuhkan rakyatnya, rakyat yang tidak mematuhi pemimpinnya. semua (ingin) menjadi benar. semua tidak ada yang ingin disalahkan.

adakah yang BENAR-BENAR ingin membawa Indonesia menjadi lebih baik?

ada apa dibalik semua ini? semua orang berlomba untuk menjadi pemimpin. apa sebenarnya  yang mereka harapkan? apakah mereka benar-benar mau berkorban diri hingga tetesan keringat mereka hanya untuk membawa bangsa ini menjadi lebih baik? atau masihkah ada yang memanfaatkan kesempatan di dalam kesempitan dan kesusahan ini? oh Tuhan, jauhkan bangsaku dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

kali ini saya benar-benar ingin menangis, apa tidak cukup semua cobaan dan ujian selama ini? apa lagi yang akan saya lihat di awal tahun depan? kemakmuran? atau makin banyaknya ketimpangan? apa yang salah dari negeri ini?

terlepas karena tidak bisa ikut dalam pesta demokrasi tahun ini, saya hanya bisa berdoa..

ya Allah,

mudahkanlah bangsa ini. siramilah bangsa ini dengan cahaya-Mu. tunjukkanlah jalan yang benar. berikan kami pemimpin yang engkau utus untuk benar-benar menjaga republik ini. jauhkanlah dari semua ancaman dan marabahaya. jauhkanlah dari tangan-tangan yang terus menggerogoti.

bangsa ini hampir hancur. jangan biarkan nama Indonesia nantinya hanya bisa dikenang di dalam buku sejarah dunia. jangan biarkan ada kalimat :  ”Indonesia pernah ada”. jangan biarkan generasi kami adalah generasi terakhir Indonesia.

berikanlah yang terbaik bagi Indonesia.

Engkaulah tempat penghiburan kami. dan hanya Engkaulah tempat kami mengadu.

Posted by: kenji | May 26, 2009

enuff-said

I’m disappointed. That’s All!

Posted by: kenji | May 16, 2009

Maafkan (Tak Sempurna)

saat kau katakan apa yang kau rasa dalam hati mu padaku
dan ku jawab rasa cintamu yang dalam dengan senyuman di bibirku
semua indah serasa dalam mimpi

dan hari pun silih berganti menguji cintaku padamu
tlah kuberi semua rasa cinta serta hatiku padamu
namun kau slalu menuntutku lebih..
hingga ku tak tahu harus apalagi

maafkan aku yang tak sempurna
sampai kapan pun itu aku tetap begini
ku hanya ingin tuk selalu menjadi….
yang terbaik untuk mu

tak sempurna.. tak sempurna..
tak sempurna.. tak sempurna..

seandainya ku dapat menjadi seorang seperti yang kuinginkan
hingga tak tergantikan cintaku dengan cinta yang lainnya
krena kau slalu menuntuktu lebih..
sampai ku tak tau harus apa lagi

maafkan aku yang tak sempurna
sampai kapan pun itu aku tetap begini
ku hanya ingin tuk selalu menjadi….
yang terbaik untuk mu

tak sempurna.. tak sempurna..
tak sempurna.. tak sempurna..

maafkan aku yang tak sempurna
sampai kapan pun itu aku tetap begini
ku hanya ingin tuk selalu menjadi….
yang terbaik untuk mu

Maafkan (Tak Sempurna) – Ecoutez

Posted by: kenji | May 1, 2009

My First Solo Flight

- I’ve made it, on the 28th of this April.

waktu lagi asik leyeh-leyeh ngadem di tempat tidur yang udah lumayan usang untuk ukuran gue, tiba-tiba temen gue nyamperin : “eh lo besok terbang, sekalian solo check”.  sambil berusaha tenang : “oh iya ya?”, dan hanya sebatas itu reaksi gue. setelah dia berlalu, gue masih tetap berusaha tenang. apa gue gak salah denger? secepat itu kah? i won’t forget about what i’ve made last time : save the best for the last.

dengan seolah gak ada sesuatu hal yang besar keesokan harinya, gue hari itu berhasil menyembunyikan kegalauan di muka gue tentang berita tadi. andai ada seseorang yang bisa melihat, menembus, hingga menyingkap apa yang ada di balik senyum dan tawa palsu gue siang itu, pasti dia akan terpingkal melihat sesuatu yang bertolak belakang dibalik itu semua : raut keraguan, ketegangan, dan kegelisahan.

gue sebetulnya belum cukup pede untuk terbang solo pertama. gue nyadar sesadar-sadarnya sirkuit 1-3 gue belum cukup. tapi setelah lama gak terbang dan akhirnya kemaren terbang sirkuit 4, rasa pede itu muncul. sedikit. tapi cukup untuk bekal gue pas waktu solo cek. dan gue makin begitu yakin pas mau dinner di lounge, ngeliat jadwal di announcement board, ternyata instruktur yang bakal ngecek apakah gue qualifed buat terbang sendiri itu adalah capt wan. yuk, mari kita tidur cepeeeeettt malem ini, pikir gue.

“mil, tolong bangunin gue besok jam 6 pagi. kalo gak bangun, dobrak aja pintu gue yaa!”, saking semangatnya buat besok. doa dipanjatkan, restu dimintakan, dan semua harus dipersiapkan.

pagi buta, udah seger, udah rapi, udah wangi, udah ganteng. halaahhh… hehehe. gue juga udah sarapan di kamar. kebetulan masih ada muffin, lagian gue tau pagi itu pasti sarapannya burger. lebih baik burgernya disimpen buat cemilan sore hari, soalnya perut gue gak bisa nerima makanan seret kayak gitu pagi-pagi. untung hari ini Gilang sama Ryan ada jadwal terbang, setidaknya nanti ada yang ngambilin gambar dan ngerekam video gue pas lagi terbang. fyuhhh, i thought that i couldn’t share this moment to my beloved family out there. hahaha..

singkat cerita, hari itu udah preflight. pake si powerfull Delta Romeo. tapi pak kapiten belum juga keliatan. padahal 15 menit lagi harusnya udah mengudara. finally thanks God, someone saw him and told me that he is just coming.

alhamdulillah, semua prosedur mulai dari start-up bisa dilakukan dengan lancar. tes terbang pagi itu berjalan lancar, langit dan bumi beserta isinya seolah ikut mendukung gue agar bisa menang hari itu. cuaca cerah, tenang, teduh, lingkungan yang cukup membuat hati yang sebelumnya gelisah dan deg-deg-an, jadi ikutan tenang.

“gimme one more good landing…”, kata instruktur yang ngetes gue pagi itu. dengan tegas gue jawab : OK, sir!

pesawat menyentuh landasan, dan kemudian terbang lagi untuk melakukan sirkuit dan landing berikutnya. lalu muncul kalimat yang bikin gue kaget dan memasang tampang bloon : “tower, revise intention. request full stop landing.” dan dilanjutkan dengan : “okay, i let you go for your first solo”. gue sempet tersenyum simpul, tapi tetap dengan tampang bloon. tanpa kacamata terbang, semuanya terlihat jelas!. “are you ready?”, satu pertanyaan yang membuyarkan lamunan sejenak gue. tanpa ba-bi-bu : “yes, Sir. I’m ready. Thankyou, Sir!” – tentunya masih dengan tampang bloon.

dscf1002-001_0001

huh, betapa bahagia dan tegangnya gue setelah menyadari kursi di sebelah kanan gue kosong. i was the one and only on the cockpit! i had to fly this aircraft by myself, all by my self, until i’ve got landed safely. first thing i did just after airborne was yelling like this : wohoooooooo!!! i’m going to my first solo flight!!!! it was wonderful, i even couldn’t believe that i was the one that flying the aircraft! huuuhhhh…

Read More…

Posted by: kenji | April 12, 2009

Shored Ocean

shored ocean
sat upon pouring sands,

the silly full-moon light
it even doesn’t feel tired
to warm up the sharp wind

the shiny stars
they even don’t feel tired
to cheer up the heavy heart

march of thin clouds
they even don’t feel tired
to shade up the weak

wave breaking fantasy
they even don’t feel tired
to unite the  separates

shored ocean
please, along with me…

120409

Older Posts »

Categories